Tiba di bandara Noi Bai, saya cukup berhati-hati memilih taksi yang mangkal. Sebelum berangkat, saya banyak membaca cerita traveler lain tentang scam taksi di Viet Nam.

Salah satu taksi yang direkomendasikan adalah Mai Linh, berwarna hijau. Tanpa ragu saya memanggil taksi hijau itu. Setelah melihatkan alamat hotel melalui layar HP, taksi meluncur ke arah pusat kota. Sambil melihat pemandangan kota Ha Noi yang ternyata lebih gersang dan gak metropolitan2 amat, mata saya tertuju pada argo. Dalam hati, “Gila nih argo, kenceng amat naiknya”.

Mungkin saya orangnya rational dan pretty much love to compare ya. Taksi di HCMC yang saya bayar VND 150.000 untuk 20 menit, sangat tidak match dengan angka yang saya lihat di argo taksi Ha Noi yang saya naiki ini. Argo sudah naik jauh. Tiap sebentar loncat, tiap sebentar naik, “lo kira gue raja minyak?”, pikir saya dalam hati.

Akhirnya saya mengaktifkan Google Maps dan mulai melirik rute yang diambil sopir taksi ini.
I smell something fishy.
Selain argo berdetak lebih kencang seperti genderang mau perang, ternyataaa, sopir mengambil rute lebih panjang.
Pengalaman di Hong Kong dikadalin sama sopir taksi diajak muter-muter dikira bego, sudah bikin saya bersumpah tidak mau kena lagi.
Saat berhenti di lampu merah, saya tunjukkan Google Maps ke sopir.

This is you, this is the Hotel. This is you, this is the Hotel.”, saya ulangi 2x agar sopir tau saya tau apa yang dia lakukan.

Terlihat kaget, sopir hanya menjawab “Ok” sambil menyalakan lampu sign ke kanan. Dia kembali ke jalan yang benar. Saya perhatikan mesin Argo juga mati sesaat seperti di restart dan setelah itu, argo berjalan lebih lambat. Yea right.

Tiba di hotel saya tetap membayar sesuai argo setelah berdebat soal angka dan tentunya dengan nada kesal. Sopir itu tidak berani berargumen dan hanya diam ketika saya katakan, “you no good“. Berkali-kali. Turis gak semua pasrah, turis gak semua bego.
Saya sempat capture rute yang dia ambil dan foto tanda pengenal dan argo di taksi.

Rute Google dan Posisi Taksi. Foto Sopir, Nomor Pengemudi dan Nilai Argo.

Rute Google dan Posisi Taksi. Foto Sopir, Nomor Pengemudi dan Nilai Argo.

Saya menumpahkan kekesalan ke manager Hotel. Menurut si manager, saya hanya membayar VND 10,000 lebih mahal dari argo yang seharusnya. Saya sedikit lega, karna artinya saya gak ketipu2 amat.

Tapi, angka ini akhirnya terkoreksi menjadi VND 60,000 setelah saya cocokkan dengan argo taksi dari Hotel ke Bandara.
Ternyata argo sebenarnya adalah VND 330,000 bukan VND 390,000. 🙁

Ga kebayang berapa banyak kelebihan bayar yang harus dibayarkan jika saya tidak mengkonfrontasi sopir itu dan hanya duduk pasrah dikibulin.

Mai Linh Taxi Driver 075, you no good!

Facebooktwitterlinkedin